Smartphone membawa hampir segala macam hal ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari kabar terbaru mengenai keluarga, teman, hingga mantan kekasih, informasi terkini, hingga teknologi baru yang dapat dikolaborasikan dengan perangkat itu sendiri. Hal itu pula yang membuat penetrasi smartphone berjalan dengan begitu cepatnya.
Tidak heran jika faktanya beragam merek smartphone dengan berani melakukan beragam inovasi terbaru untuk memungkinkan produknya mendapat perhatian dari pasaran. Pasar yang menjadi tujuan utama para brand smartphone itu pun terus disuguhkan dengan produk-produk menarik, yang mampu membuat mereka mabuk kepayang.
Terdapat beberapa fakta terbaru berkaitan dengan hadirnya smartphone di kehidupan manusia saat ini, yang diraih berkat riset dari Pew Research Center yang dilakukan di Amerika. Apa saja itu?Penduduk Perkotaan dengan Rentan Usia Dewasa Memiliki 3 Smartphone
Penduduk dengan usia dewasa memiliki 3 atau lebih smartphone. Setidaknya 51% penduduk dengan rentan usia 18 hingga 40 tahun, yang masuk ke dalam kategori dewasa muda, mengaku memiliki 3 smartphone di rumahnya.
Bahkan, 96% penduduk dengan rentang usia 18 hingga 29 tahun yang tinggal di dalam rumah tangga mengatakan mereka memiliki 1 buah smartphone. Sedangkan, hanya 11% penduduk berusia 65 tahun keatas yang mengaku memiliki sebuah smartphone, itupun digunakan hanya untuk berkomunikasi dengan anak atau cucu mereka.
Seluruh Perangkat Mobile Tidak Lagi Hanya Digunakan untuk Menelpon dan Berkirim Pesan
Penduduk yang memiliki perangkat mobile seperti smartphone tidak hanya memanfaatkan perangkat mereka tersebut sebagai alat untuk melakukan panggilan dan berkirim pesan. Canggihnya kemampuan smartphone membuat mereka mampu melakukan banyak hal, seperti mencari pekerjaan, pasangan kencan, membaca berita, menonton, dan membaca buku.
28% penduduk di tahun 2015 mengaku sebagai pencari kerja yang memanfaatkan media smartphone. Bahkan, 53% dari mereka yang berusia 18-29 tahun turut melakukan hal tersebut. 9% penduduk memiliki aplikasi kencan, dan 5% di tahun 2011 dan 13% di tahun 2016 menggunakan smartphone untuk membaca berita, buku, hingga menonton video.
Smartphone Menjadi Alat Penting Bagi Mereka yang Gila Belanja
Sebanyak 51% orang dewasa melakukan pembelian secara online melalui smartphone mereka, bahkan hal itu dilakukan ketika mereka telah mengunjungi toko fisik. Padahal, pada tahun 2015 59% orang dewasa di Amerika Serikat masih mengaku menggunakan ponsel mereka untuk melakukan panggilan dan memberikan lokasi terkini kepada kerabat.
Lebih dari Setengah Pengguna Smartphone Mendapatkan Berita Terbaru dari Perangkat Mereka
Sekitar 55% pemilik smartphone mengatakan, mereka pernah mendapatkan peringatan kabar terbaru (berita) di layar smartphone mereka. Sehingga, mereka dengan cepat bisa mengetahui kejadian apa saja yang terjadi di sekitarnya. Namun, hanya 13% yang mengaku mendapatkan berita dari smartphone merekas secara terus menerus.
Banyak Pengguna yang Melupakan Sisi Keamanan Smartphone
Disaat smartphone semakin terintegrasi dengan kehidupan kita, masih banyak pengguna yang lupa dengan sisi keamanan perangkat itu sendiri. Setidaknya 28% pengguna mengaku tidak memanfaatkan fitur pengunci layar pada perangkat mereka.
Hal tersebut diperparah dengan masih banyaknya pengguna yang tidak mementingkan pembaruan yang dibutuhkan oleh perangkat mereka. 14% responden mengaku tidak pernah memperbarui sistem operasi mereka, sedangkan 10% diantaranya tidak pernah memperbarui aplikasi yang ada di perangkat mereka.
Padahal, memperbarui software yang ada di smartphone adalah salah satu langkah dalam meningkatkan keamanan perangkat itu sendiri.
Kesimpulan
Walau fakta ini didapatkan dari survey yang dilakukan di Amerika, namun berkat jumlah pengguna smartphone yang tinggi di Indonesia, nampak survey ini terlihat cocok dengan kondisi di sini. Contohnya saja seperti jumlah perangkat di satu orang pengguna dewasa, fungsi perangkat yang mulai berubah ketika di tangan pengguna, dan pengguna yang melupakan sisi keamanan perangkat.
Smartphone memang perangkat yang sudah melekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Namun sayangnya, banyak yang telah menjadikan smartphone sebagai benda penting yang seakan tidak bisa lagi dilepaskan dari genggaman. Pun demikian, masih banyak yang lupa dengan sisi keamanan smartphone, yang bisa menjadi celah bagi para penjahat dunia maya untuk melakukan tindak kejahatan.
Kamu memang tidak ada salahnya untuk menjadi pengguna yang tidak bisa lepas dari smartphone. Namun, sangat penting untuk tidak pernah melupakan sisi keamanan perangkat yang digunakan. Hal itu berlaku untuk menjaga keamanan data-data penting di dalamnya, agar tidak dapat disalah gunakan oleh para penjahat siber.
Smartphone memang merupakan alat elektronik yang kehadirannya sudah tidak bisa lagi dihindari. Hampir seluruh aktifitas penggunanya tidak akan berjalan dengan lancar jika tanpa adanya smartphone di genggaman. Belum lagi, beragam fitur hebat yang ditawarkan oleh smartphone mampu membuat kamu mabuk kepayang
Hal itulah yang menyebabkan banyak orang saat ini bisa disebut sebagai Nomophobia, yakni sebutan bagi orang-orang yang takut kehilangan smartphone mereka, walau hanya sebentar. Padahal, smartphone sendiri memiliki banyak efek samping yang dapat mengganggu kesehatan penggunanya disamping efek positif yang disuguhkannya, bahkan bisa sampai kanker dan tumor.
Terlebih, banyak yang saat ini menggunakan smartphone dengan cara yang salah. Penggunaan seperti apa saja yang dapat disebut salah? Lalu, apa efek sampingnya?
Menggunakan Smartphone di Kondisi Gelap
Biasanya aktifitas menggunakan smartphone akan semakin intensif ketika penggunanya hendak tidur. Dikarenakan ingin beristirahat, tentu lampu kamar atau pencahayaan sekitarnya akan diredupkan, sehingga membuat kondisi cahaya menjadi gelap. Sayangnya, ketika cahaya menjadi gelap, mereka malah menggunakan perangkat yang masih nyangkut di genggaman.
Penggunaan smartphone di kondisi gelap akan menimbulkan beberapa efek negatif, terutama pada bagian penglihatan. Parahnya, efek negatif yang ditimbulkan oleh kebiasaan buruh ini bahkan bisa menyebabkan kanker mata, yang berakhir kepada kebutaan permanen.
Profesor Li, Direktur Rumah Sakit Ophthalmology mengatakan, sinar silau kuat dari ponsel (karena kondisi sekitar gelap) yang menyinari mata secara langsung selama lebih dari 30 menit akan menyebabkan penyakit mata, khususnya degenerasi makula. Penyakit tersebut merupakan cikal bakal dari kanker mata.
Selain itu, kebiasaan buruk ini juga akan mengganggu waktu tidur kamu. Pasalnya, otak akan mengalami kebingungan dalam menentukan waktu tidur dikarenakan tingkat cahaya terang yang diterimanya melalui mata, walau sebenarnya jam tidur telah tiba.
Memandangi Layar Smartphone Terlalu Lama
Mungkin sebagian dari kamu akan bertanya, “berarti kalau memandangi smartphone lebih dari 30 menit di kondisi cahaya terang, mata akan baik-baik saja?”. Jawabannya adalah tidak, karena aktifitas tersebut akan turut menimbulkan efek samping.
Berikut efek-efeknya:- Efek pertama yang ditimbulkan adalah Computer Vision Syndrom (CVBS), yang mana gejala awalnya berupa mata kering karena jarang berkedip. Saat memandangi smartphone, pengguna tanpa sadar akan lupa untuk mengedipkan mata, padahal hal itu sangat dibutuhkan agar mata tetap dalam keadaaan lembab.
- Selanjutnya, pandangan kamu akan menjadi kabur. Hal tersebut disebabkan oleh otot mata yang selalu tegang ketika memandangi layar smartphone dalam waktu yang lama. Jika diteruskan, maka penglihatan kamu akan mengalami penurunan dalam kemampuan untuk fokus di jarak tertentu.
Tidur Dekat Smartphone, Terlebih Sembari men-Charger
Melanjuti poin pertama, tentu penggunanya secara otomatis akan menempatkan smartphone di dekat mereka saat beranjak ke dunia mimpi. Sudah banyak orang yang melakukan hal tersebut, yang bahkan bisa dicari disekitar kita, seperti teman, kakak, atau bahkan adik.
Padahal smartphone tanpa disadari terus memancarkan radiasi tinggi, yang tidak dapat dilihat secar kasat mata. Parahnya menurut data WHO (World Health Organization) atau Badan Kesehatan Dunia, radiasi yang ditimbulkan oleh perangkat smartphone atau ponsel memiliki sifat karsinogenik, yang dapat menjadi pemicu aktifnya kanker dan tumor.
Bagian yang paling rentan diserang oleh kanker atau tumor yang disebabkan oleh radiasi smartphone adalah otak. Radiasi tersebut dapat mempengaruhi terbentuknya neoplasma, yang merupakan regenarasi sel tidak wajar, cikal bakal dari tumor. Biasanya tumor akan menyerang pada usia produktif, akan tetapi anak-anak juga dapat menjadi korbannya.
Selain itu, radiasi ponsel juga akan mempengaruhi proses pembelahan sel-sel di dalam tubuh menjadi tidak terkendali, yang biasa disebut sebagai sel abnormal. Sel tersebut kemudian akan menyerang jaringan terdekat yang secara rutin mendapat rangsangan smartphone, seperti telinga, kulit, dan juga otak.
KESIMPULAN DAN SARANMenggunakan smartphone memang membawa banyak manfaat. Namun sayangnya, menggunakan perangkat tersebut secara berlebihan juga sangat tidak baik, terutama dari sisi kesehatan penggunanya sendiri.
Sebelum kanker, tumor dan beragam efek negatif parah lainnya, efek awal yang ditimbulkan oleh smartphone adalah sakit kepala. Sehingga, jika kamu mulai sering merasakan sakit kepala, ada baiknya untuk menurunkan aktifitas penggunaan smartphone dalam waktu dekat.
Mari awali menjaga kesehatan kamu dengan mengurangi penggunaan smartphone. Selain sehat, kamu pun akan memiliki lebih banyak waktu untuk beraktifitas secara langsung bersama orang-orang terdekat.
Trend smartphone berbezel tipis semakin digandrungi oleh para vendor saat ini. Mulai dari yang dipatok dengan harga mahal, hingga yang dipatok dengan harga murah semuanya tersaji dan bisa kamu pilih sesuai keinginan.
Beberapa contoh produk smartphone berbezel tipis yang bisa kita lihat saat ini adalah Samsung Galaxy S8, Xiaomi Mi Mix, LG G6, Samsung Galaxy S7 Edge, Samsung Galaxy S6 Edge, dan Samsung Galaxy Note Edge. Keindahan dari perangkat-perangkat itupun sangat sulit untuk dihirauhkan.
Namun, belum lama ini tersiar kabar jika salah satu vendor asal jepang, yang juga bisa disebut sebagai pembawa trend smartphone bezel-less, yakni Sharp akan kembali memperkenalkan perangkat terbarunya. Dengan nama Sharp Aquos S2, perangkat tersebut hadir dengan bezel tipis di keempat sisinya, bahkan mampu mengalahkan ketipisan bezel dari Galaxy S8.
Bocoran Sharp Aquos S2
Sharp Aquos S2 merupakan perangkat yang akan menjadi senjata utama Sharp dalam mempertahankan eksistensi mereka di dunia smartphone. Sehingga, tak heran jika smartphone tersebut hadir dengan desain yang cukup mutakhir, dan sulit dibandingkan dengan perangkat-perangkat lain yang ada saat ini.
Perangkat tersebut dikabarkan akan mengusung layar seluas 5,5 inci, dengan display 1080x20140. Rasio antara body dengan layarnya sendiri lebih besar dibanding Mi Mix, yakni 84.95%. Ratio tersebut menjadi yang terbesar, pasalnya Galaxy S8 Plus saja hanya berasio 84%.
Layar yang memenuhi wajah Aquos S2 tersebut tak membuat Sharp lupa akan kewajibannya untuk menyematkan lensa selfie, yang konon katanya berkemampuan 8MP. Dari gambar yang tersebar, lensa kamera tersebut berada di bagian tengah atas layar, yang membuatnya menjadi satu-satunya bagian yang berwarna hitam ketika layar aktif. Kemampuannya dalam menyelipkan lensa kamera tersebut disebabkan oleh penggunaan Free Form Display (FDD).Sejauh ini, belum banyak informasi yang dapat kita raih terkait jeroan dari Sharp Aquos S2, seperti jenis chip yang akan digunakannya, dan juga kapasitas baterai. Pun demikian, perangkat tersebut dikabarkan akan langsung mengemban sistem operasi Android Nougat di dalamnya.
Soal kamera utama, Sharp Aquos S2 digosipkan mengemban lensa ganda. Hal itu disebabkan oleh sebuah foto yang tersebar di dunia maya, yang diyakini sebagai wujud dari perangkat itu. Mengenai RAM, pengguna akan disajikan pilihan 4GB dan 6GB, dengan media penyimpanan internal 64GB dan 128GB.
KesimpulanItulah segelintir informasi yang bisa kami sajikan mengenai Sharp Aquos S2. Jika ditanya soal harga, Sharp merupakan vendor yang gemar mematok perangkat mereka dengan harga tinggi. Sehingga, kecil kemungkinan perangkat tersebut akan berada diharga kurang dari Rp 8 jutaan.
Mengenai kehadirannya, berkat perangkat elektronik rumahan Sharp yang laris di Indonesia, tidak menutup kemunkinan jika mereka juga akan menghadirkan Aquos S2 ke sini.
Apakah kamu tertarik untuk memilikinya?
Sebuah smartphone tentunya tidak akan bermanfaat jika tidak adanya sinyal yang dapat ditangkap. Bagi negara berkembang, seperti Indonesia, hilangnya sinyal mungkin disebabkan oleh penyebaran yang kurang luas dari penyedia layanan operatornya. Namun, permasalahan munculnya “No Service” pada bar sinyal tidak melulu karena kesalahan operator.
Munculnya tulisan No Service pada bar sinyal juga dapat disebabkan oleh perangkat kamu sendiri. Dengan demikian, dibutuhkan beberapa langkah yang masih bisa kamu lakukan tanpa harus mengunjungi service center.
Sebagai pengawal kamu di dunia teknologi, Arena Gadget merasa bertanggung jawab untuk menghadirkan solusi dari permasalah tersebut. Dan, berikut penjabarannya.
Alasan Munculnya “No Service”
Sebelum mengetahui cara memperbaikinya, ada baiknya untuk kita semua mempelajari alasan dibalik munculnya tulisan No Service pada bar sinyal. Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, masalah tersebut mungkin saja disebabkan oleh layanan operator yang kamu gunakan. Namun, alasan lainnya adalah bentrok antara jaringan sinyal WiFi serta fitur GPS yang selalu aktif dari smartphone kamu.
Dengan demikian, hal pertama yang wajib kamu cek adalah keaktifan fitur pencari sinyal WiFi dan juga GPS yang ada di smartphone kamu. Hal tersebut bisa dilihat pada notifikasi bar ataupun laman Settings.
Jika kedua fitur tersebut tidak aktif, maka kini saatnya untuk mencoba langkah lain untuk memperbaiki masalah “No Service” yang kamu alami.
Memperbaiki Masalah “No Service”
Terdapat beberapa metode untuk memperbaiki masalah “No Service” pada kolom sinyal perangkat kamu. Berikut beberapa metodenya. - Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menekan dan menahan tombol Power untuk me-restart perangkat kamu. Hal ini memungkinkan untuk menyegarkan kinerja perangkat yang mungkin telah sesak oleh berbagai aktifitas pengguna di dalamnya.
- Jika langkah pertama tersebut tidak dapat menyelesaikan masalah, maka kini saatnya untuk beralih ke langkah selanjutnya. Buka bar notifikasi dari perangkat kamu, lalu pilihnya mode Airplane atau mode pesawat terbang. Lalu, diamkan selama kurang lebih 30 detik, jika sudah silahkan nonaktifkan mode tersebut.
- Saat langkah kedua masih tidak bermanfaat, jangan bersedih dulu, karena masih ada langkah ketiga. Silahkan kamu mengunjungi laman Setting, lalu cari dan pilih Mobile network. Sekarang silahkan kamu tekan Network operator (pada perangkat Samsung) atau sejenisnya pada perangkat lain untuk menugaskan perangkat mencari jaringan yang tersedia di area tersebut. Jika sudah, silahkan pilih jaringan secara manual.
- Jika langkah ketiga masih belum menyelesaikan masalah, kemungkinan besar sumber masalah terdapat pada kartu SIM kamu. Pertama-tama, matikan perangkat, lalu cobalah untuk membuka SIM Tray dan lepaskan kartu SIM. Pada bagian tembaha kartu SIM, silahkan bersihkan dengan kain atau tissue yang berbahan lembut. Jika dirasa telah bersih, kembalikan kartu ke SIM Tray secara benar, dan nyalakan perangkat.
- Cara lain yang wajib kamu coba adalah dengan menekan *#*#4636#*#*, lalu pilih Service mode, tap pada option paling atas yang bertuliskan Device information of Phone information. Selanjutnya pilih Run Ping test. Opsi Radio akan muncul pada bagian bawah layar, dan lihatlah keaktifannya. Jika keadaannya mati, maka pilih opsi untuk mengaktifkannya. Reboot perangkat, dan permasalahan kemungkinan besar akan selesai.
Permasalahan “No Service” juga bisa disebabkan oleh instalasi ROM yang salah. Setiap ROM dari vendor memiliki kompabilitas masing-masing, jadi sangat tidak disarankan untuk melakukan cross flash (install ROM dari vendor lain). Jika ini kendalanya, maka kamu wajib melakukan recovery. - Pertama-tama silahkan copy ROM dan matikan perangkat. Selanjutnya, tekan tombol Volume bawah dan power secara bersama-sama hingga layar menunjukan beberapa opsi. Ikuti langkah yang tampil untuk meng-install ROM yang baru dan perangkat kamu akan kembali seperti semula. Dengan Catatan perangkat kamu harus sudah ter-install CMW atau TWRP.
- Cara terakhir untuk memperbaiki masalah No Service adalah dengan mencari tahu nomor IMEI. Biasanya perangkat yang menunjukan No Service memiliki nomor IMEI yang tidak terdaftar di vendor. Maka dari itu, kamu wajib mengetahui kesesuaian nomor IMEI perangkat kamu. Berikut langkah-langkahnya.
- Masukan kode *#06# sebagai nomor panggilan, langkah ini berguna untuk menunjukan nomor IMEI perangkat kamu. Jika nomor menunjukan “Null” atau 0, maka nomor IMEI tersebut dapat dipastikan rusak dan haris dikonfigurasi. Hal ini membutuhkan penanganan yang lebih ahli, sehingga kamu wajib membawanya ke service center.
Saran Kami
Beberapa langkah diatas dapat dilakukan sendiri. Bahkan, langkah terakhir pun dapat kamu selesaikan sendiri dengan melihat panduannya di beberapa forum. Namun, demi menjaga kesehatan perangkat ada baiknya untuk membiarkan ahli service melakukan langkah terakhir tersebut. Hal itu bertujuan agar menghindari error yang lebih parah ke depannya.
Tahun ini dua 'musuh bebuyutan' Samsung dan Apple akan sama-sama merilis smartphone baru ke pasaran. Apple dengan iPhone 8-nya dan Samsung dengan Galaxy Note 8-nya. Masih simpang siur sih soal kemunculan kedua smartphone ini, tapi sudah banyak rumor yang beredar diantara keduanya.
Lantas nih, dari rumor yang beredar siapakah yah yang kira-kira pantas ditunggu kehadirannya? Apakah si Samsung Galaxy Note 8 atau iPhone 8?
Samsung Galaxy Note 8.
Jika dari rumor yang beredar nih, Samsung Galaxy Note 8 ini bakal membawa banyak sekali perubahan. Terutama dari segi baterai, seperti diketahui kan pada seri Galaxy Note 7 Samsung gagal total karena insiden ledakan yang menimpa banyak pengguna di beberapa negara.
Tak hanya baterai, akan ada perubahan signifikan menurut rumor dari Samsung Galaxy Note 8 ini. Dikutip dari TechRadar, layar Samsung Galaxy Note 8 kemungkinan akan berukuran 6,4inci dengan ratio screen-to-body lebih besar sehingga nyaris tanpa bezel.
Selain itu, layar Samsung Galaxy Note diklaim yang pertama akan mengusung teknologi pixel-dense 4K. Berkat teknologi ini layar Samsung Galaxy Note 8 akan lebih jernih dan tajam. Untuk pertama kalinya, menurut rumor Samsung Galaxy Note 8 akan mengusung kamera ganda dengan desain konsep yang tak lazim yakni kamera bertumpuk horizontal. Selain itu, Samsung masih menurut rumor bakal menghadirkan stylus pen dengan speaker built-in untuk Galaxy Note 8.
Dikutip dari TechAdvisor, rumor ini berkembang pesat karena Samsung pada September tahun 2016 lalu diketahui mematenkan s-pen dengan fitur tambahan speaker yang bakal bikin performa Samsung Galaxy Note 8 makin menawan.
Belum diketahui secara pasti apakah fungsi dari s-pen dengan speaker built-in ini. Namun jika benar terwujud maka ini bisa jadi terobosan paling keren abad ini sih!
iPhone 8
Gak kalah sama Samsung Galaxy Note 8, menurut rumor yang beredar iPhone 8 juga dikatakan bakal mengusung banyak perubahan. Mulai dari desain, di mana dari analis KGI Securities bahwa beberapa varian akan mengusung bodi berbahan kaca yang menawan dan dijamin bikin penampilan iPhone 8 akan lebih menarik.
Untuk urusan kamera, iPhone 8 kabarnya tak akan mengusung kamera ganda ala Samsung Galaxy Note 8. Ketimbang pakai kamera ganda, Apple lebih berencana menggunakan kamera berformat 3D untuk iPhone 8. Uniknya, untuk mewujudkan rencananya ini Apple akan bekerja sama dengan LG lho!
Perlu kamu tahu, kamera 3D ini akan membuat iPhone 8 bisa mengenali objek dan mengubah objek bidikan ke format augmented reality ala permainan Pokemon Go. Menarik banget kan?
Itulah beragam rumor Samsung Galaxy Note 8 dan iPhone 8 yang banyak mencuat di jagat maya. Meski belum tentu kebenarannya, yang jelas kedua smartphone flasghip paling diantisipasi kehadirannya ini akan resmi meluncur dalam waktu berdekatan di tahun 2017. Mari tunggu saja!
5 Smartphone Android ini Memiliki Desain Yang Serupa Iphone | Apple, Gak bisa dipungkiri, iPhone memang adalah ponsel pintar paling diminati abad ini. Meski mahal harganya, gak jarang banyak orang rela menguras dompet dan celengan untuk bisa menjadi pemilik ponsel pintar buatan Apple tersebut.
Nah, buat kamu yang budgetnya pas-pasan gak perlu sedih. Meski gak bisa beli iPhone kamu bisa beli ponsel pintar yang secara desain mirip banget tapi harganya murah. Ponsel pintar apa saja yang dimaksud? Simak yuk langsung daftarnya di bawah ini.
Vivo V5
Jika dilihat sepintas lalu, desain Vivo V5 ini memang iPhone banget. Lekukannya sampai warna dan tampilan layarnya pun mirip banget sama iPhone seri 6.
dengan harga yang dibanderol 3,5 jutaan rupiah saja kamu yang mengidamkan smartphone dengan desain mirip iPhone 6 sih bisa pilih si Vivo V5 ini. Meski desainnya mirip, spesifikasi Vivo V5 jelas jauh beda sama iPhone 6.
Vivo V5 diketahui mengusung prosesor octa-core 64-bit, RAM 4GB, ROM 32GB, dan OS Android Marshmallow dengan Funtouch OS 2.6. Smartphone dengan layar 5.5inci ini juga sudah mengusung kamera dengan sensor Sony IMX 376 1.2,78inci, f/2.0 beresolusi 20MP untuk kamera depan dan 13MP untuk kamera belakang.
OPPO A39
Kalau OPPO A39 desainnya ini mirip banget sama iPhone 6 Plus. Besar dan dari belakang terlihat mirip banget, cuma harganya sih memang beda sama iPhone. Kalau OPPO A39 ini cuma dibanderol dengan harga 2,8 jutaan rupiah saja.
Meski murah, OPPO A39 ini sudah mengusung spesifikasi menarik seperti CPU quad-core MediaTek dengan kecepatan clock 1.5GHz dan GPU Mali-T860MP2. OPPO A39 juga mengusung ukuran RAM 3GB dan ROM 32GB dengan kapasitas baterai mencapai 2.900mAh.
OPPO A39 juga sudah mengusung kamera beresolusi 13M dengan sensor berukuran 1/3.06inci dan aperture f/2.2. Sementara itu, kamera selfie OPPO A39 beresolusi 5MP dengan sensor 1.4inci, fitur beautification, screen flash serta mode Ultra HD.
GooPhone I6
Nah, kalau smartphone ini bukan lagi sepintas mirip tapi memang desainnya mirip banget sama iPhone 6. Bahkan, bisa dibilang ukuran dan semua detail desain sama semua. Bedanya sih, harga dari GooPhone I6 ini lebih murah dari iPhone 6 cuma 2 jutaan rupiah saja.
Soal spesifikasi juga beda, GooPhone I6 diketahui mengusung layar IPS 4,7inci dengan resolusi 960x540piksel. GooPhone I6 juga mengusung prosesor MediaTek dengan seri MT6582, RAM 1GB, ROM antara 8 atau 16GB dan kamera beresolusi 13MP di belakang lalu 5MP di depan.
Xiaomi Redmi 4X
Smartphone selanutnya yang desainnya mirip iPhone adalah si Xiaomi Redmi 4X. Jika dilihat sekilas, smartphone ini memang memiliki kemiripan desain dan pilihan warna. Cuma bedanya soal harga, kalau iPhone 6 saja bisa dibanderol hingga harga 6 jutaan ke atas maka Xiaomi Redmi 4X ini cuma dibanderol 2,1 jutaan rupiah saja.
Spesifikasinya pun beda banget. Xiaomi Redmi 4X ini mengusung prosesor Snapdragon 435 dengan RAM 3GB dan ROM 32GB. Kameranya mengusung resolusi 13MP dan 5MP dengan aperture f/2.0, fitur phase detection autofocus, dual-LED flash, pixel berukuran 1.12nm dan fitur-fitur menarik lainnya.
HTC One A9
Terakhir ada si HTC One A9 yang secara desain memang mirip banget sama iPhone 6. Meski mirip desainnya, spesifikasi HTC One A9 sama iPhone 6 beda jauh lho. HTC One A9 mengandalkan prosesor Snadragon 617 dengan RAM 3GB dan kapasitas baterai mencapai 2150mAh saja.
Smartphone dengan layar 5inci beresolusi 1080x1920piksel ini juga mengandalkan OS Android Marshmallow dengan ROM berkapasitas 16GB dan ada pula kamera beresolusi 13MP. Soal harga, HTC One A9 jelas jauh lebih murah ketimbang iPhone 6 yakni hanya 4,4 jutaan rupiah saja.
Itulah lima smartphone dengan desain mirip iPhone yang bisa kamu miliki. Harga gak semahal iPhone tapi desainnya mirip banget!
Baru-baru ini Xiaomi resmi merilis smartphone terbarunya Mi 5X yang digadang-gadang mirip banget sama iPhone 7 Plus. Banyak yang pro kontra sih sama pernyataan ini, tapi kalau dilihat-lihat memang Xiaomi Mi 5X ini mirip banget sama iPhone 7 Plus. Mulai desain sampai konsep kamera gandanya pun sama.
Nah, buat kamu yang penasaran berikut akan dijabarkan kesamaan identik dari keduanya. Simak saja!
Desain
Nah, yang banyak dibicarakan oleh orang adalah desain dari Xiaomi Mi 5X ini memang mirip banget sama iPhone 7 Plus. Jika kamu lihat sekilas dari depan memang Xiaomi Mi 5X ini mirip banget sama desain iPhone 7 Plus. Ukuran layarnya saja mirip yakni 5,5inci alias 13,97inci dengan besaran bezel yang hampir sama. Letak tombol Home-nya pun hampir serupa, meski gak identik sih.
Soal bahan atau material pembuat kedua smartphone pun hampir sama yakni menggunakan metalback dengan dimensi ketebalan identik 7,3mm. Desain cover bagian belakangmu hampir serupa dengan kamera ganda bercongkol di pojok kiri atas. Satu-satunya yang membedakan yakni gak adanya logo Apple di bagian tengah cover belakang Xiaomi Mi 5X dan diganti dengan sensor sidik jari berbentuk bulat.
Soal warna, keduanya pun memiliki kesamaan. Xiaomi Mi 5X dirilis dengan pilihan warna Black, Gold dan Rose Gold. Sementara itu, iPhone 7 Plus lebih banyak pilihan tapi masih tetap sama sih yakni Black, Gold, Rose Gold dan ada varian Jet Black.
Spesifikasi kamera.
Ya, spesifikasi kamera keduanya memang cukup mirip sih meski gak bisa dibilang identik. Xiaomi Mi 5X diketahui mengusung kamera ganda di bagian belakang dengan resolusi 12MP yang hampir mirip dengan milik iPhone 7 Plus. Satu kamera menggunakan lensa wide angle sedangkan lainnya menggunakan lensa shot tele.
Kendati sama-sama dual camera, aperture yang dibawa Xiaomi Mi 5X dengan iPhone 7 Plus. Xiaomi Mi 5X masing-masing mengusung aperture f/2.6 dan f/2.2 sedangkan aperture iPhone 7 Plus f/1.8.
Satu lagi spesifikasi yang membedakan antara Xiaomi Mi 5X dan iPhone 7 Plus adalah kamera depan. iPhone 7 Plus diketahui mengusung resolusi 8MP sedangkan Xiaomi Mi 5X hanya 5MP saja.
Kendati sama, harga Xiaomi Mi 5X dan iPhone 7 Plus jelas beda. Kalau Xiaomi Mi 5X dibanderol dikisaran harga 3 jutaan rupiah saja karena memang untuk kelas menengah. Sementara iPhone 7 Plus ada di kisaran 12 jutaan rupiah karena untuk kalangan menengah atas.
5 Alasan Mengapa Xiaomi Mi5X Sangat Layak Disebut Sebagai Smartphone Idaman. Desain cantik, spesifikasi tangguh, kamera mumpuni dan harga terjangkau, adalah semua hal yang dicari oleh para pecinta gadget dalam memilih smartphone baru. Dan rasanya, semua itu dimiliki oleh Xiaomi Mi 5x, sehingga sangat layak menyebutnya sebagai smartphone idaman.
Xiaomi resmi merilis smartphone terbaru dalam seri Mi, 5x. Smartphone ini diluncurkan sebagai penantang serius dari kompetitor lain, seperti Oppo dan Vivo yang kini menjadi salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Sangat tepat rasanya jika Xiaomi berharap besar terhadap penjualan Mi 5x nantinya, sebab ponsel ini memang layak jadi idaman.
Berikut ini 5 alasan mengapa Xiaomi Mi 5x sangat layak untuk disebut sebagai smartphone idaman.
Desain Cantik nan Elegan
Dengan layar 5,5 inci Full HD dan ketebalan hanya 7,3 mm, smartphone ini terlihat begitu ringkas nan elegan. Dari belakang, ponsel berbalut material logam dan warna cantik ini memang sekilas mirip iPhone 7, namun di bagian depan smartphone ini tetap menampakkan ciri khas Xiaomi berkat adanya tiga tombol virtual untuk navigasi.
Prosesor Tangguh dan Penyimpanan Besar
Di sektor dapur pacu, Mi 5x ditunjang prosesor Snapdragon 625 octa core 2,0 GHz yang terkenal cukup tangguh namun tetap irit konsumsi daya, sehingga baterai bisa lebih awet. Ponsel ini juga punya penyimpanan besar, dengan RAM 4 GB dan internal memory 64 GB yang masih dapat ditambah hingga 64 GB berkat adanya slot microSD card.
Kamera Utama Ganda yang Mumpuni
Untuk fotografi, kamu bisa berharap lebih pada Mi 5x. Smartphone ini ditunjang kamera utama 12 MP (sensor Sony IMX386, lensa wide angle, 26 mm, f/2.2) + 12 MP (sensor Samsung S5K3M3, lensa telephoto, 50 mm, f/2.6) yang dibekali fitur PDAF, 2x optical zoom, video 4K, portrait mode dan LED flash.
Sistem Operasi dan MIUI 9
Xiaomi Mi 5x telah menjalankan sistem operasi Android Nougat versi 7.1.1 yang dipercantik dengan tampilan MIUI terbaru yakni versi 9. Kelebihan MIUI 9 diantaranya, yaitu adanya asisten pintar Xiaomi, pencarian gambar built-in, sistem file baru, dan sebagainya.
Harga Terjangkau
Yang menarik pasti soal harga. Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, Xiaomi hanya membanderol Mi 5x seharga Rp 2,9 juta. Saya rasa lebih tepat jika menyebut harga tersebut adalah murah. Karena sekiranya tidak ada ponsel lain dengan spesifikasi dan fitur serupa yang ditawarkan semurah itu.
Xiaomi baru akan mulai menjual Xiaomi Mi 5x dalam beberapa minggu ke depan di negara asalnya, China. Menurut penilaian saya, kemungkinan besar Xiaomi juga akan membawa Mi 5x untuk pasar Indonesia jika melihat dari tujuan ponsel ini dibuat. Kita tunggu saja kabar baiknya.
Xiaomi Redmi 4A VS Lenovo Moto C manakah yang lebih unggul, Semakin ke sini, semakin banyak saja smartphone dengan spesifikasi lumayan mumpuni tapi harga banderolnya lebih murah. Ambil contoh, si Lenovo Moto C yang baru saja masuk ke Indonesia. Smartphone murah dengan banderol 1 jutaan rupiah ini dilaporkan sangat pas buat kamu yang gak terlalu punya banyak uang tapi pengin beli smartphone.
Namun, apakah Lenovo Moto C adalah satu-satunya pilihan? Jawabannya tentu tidak, masih ada Xiaomi Redmi 4A yang diklaim kemampuannya gak kalah dari Lenovo Moto C dan pastinya harganya pun juga sama murahnya. Ketimbang bingung mau pilih yang mana? Coba simak kelebihan dan kekurangan masing-masing smartphone di bawah ini.
Desain Lenovo Moto C vs Xiaomi Redmi 4A
Lenovo Moto C diklaim mengusung material plastik dengan pilihan warna menawan ketimbang Xiaomi Redmi 4A yang hanya menampilkan warna-warna pastel saja. Kendati demikian, untuk urusan material nampaknya sih Xiaomi Redmi 4A lebih unggul karena menggunakan lapisan logam premium yang saat digenggam dan digunakan terlihat lebih mewah dan berkelas.
Sementara itu, untuk urusan desain layar baik Xiaomi Redmi 4A dan Lenovo Moto C sama-sama menggunakan layar 5inci yang sebenarnya sama pas saat digunakan untuk main games, chatting atau sekadar mainan sosmed. Namun kalau bicara kualitas sih, jelas Xiaomi memang lebih unggul mengingat jenis layar yang digunakan adalah IPS dengan resolusi sebesar 1280 x 720p. Sedangkan layar Lenovo Moto C diketahui hanya menggunakan layar TFT dengan resolusi FWVGA sebesar 854 x 480p saja.
Hardware Lenovo Moto C vs Xiaomi Redmi 4A
Kalau bahas soal dapur pacu, baik si Lenovo Moto C dan Xiaomi Redmi 4A sih hampir sama kekuatannya. Walau di atas kertas, memang Xiaomi lebih unggul dengan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 425 dengan 4-core Cortex-A53 dan kecepatan clock 1.4GHz serta GPU Adreno 308. Kabarnya, dengan RAM 2GB dan ROM 16GB performa Xiaomi Redmi 4A dianggap masih doyan ngelag.
Begitu juga dengan Lenovo Moto C yang diketahui mengusung prosesor quad-core MediaTek MT6737M Cortex-A53 berkecepatan clock 1.1GHz ditambah GPU Mali-T720MP2 dilaporkan performanya sih biasa saja. Bahkan untuk beberapa kali uji performa, smartphone dengan RAM 1GB dan ROM 16GB kinerjanya masih suka ngelag.
Kamera Lenovo Moto C vs Xiaomi Redmi 4A
Untuk urusan kamera, kedua smartphone lagi-lagi hampir seimbang. Ya, performa kameranya dinilai serupa alias rata baik Lenovo Moto C maupun Xiaomi Redmi 4A. Meski lebih unggul dengan sensor beresolusi 13MP ditambah fitur f/2.2 aperture, PDAf, HDR dan LED flash ternyata kamera belakang Xiaomi Redmi 4A diklaim sama saja kualitasnya dengan Lenovo Moto C yang mengusung resolusi 5MP dengan LED flash.
Kamera depan Lenovo Moto C dan Xiaomi Redmi 4A pun diklaim juga hampir sama kekuatannya. Meski si Moto C sendiri mengusung resolusi 5MP dan Moto C hanya 2MP saja.
Baterai, konektivitas dan software Lenovo Moto C vs Xiaomi Redmi 4A
Di sisi konektivitas, kedua smartphone bisa dibilang seimbang yakni sama-sama mendukung 2G, 3G, 4G LTE, GPRS, Bluetooth dan port USB. Sementara itu, di sisi baterai Lenovo Moto C hanya mengusung kapasitas 2350mAh saja yang diklaim kalah daya tahannya jika dibanding Xiaomi Redmi 4A dengan kapasitas 3210mAh.
Selain itu, untuk urusan software kedua smartphone diklaim hampir sama kekuatannya. Walau gak bisa dipungkiri penggunaan Android Nougat pada Lenovo Moto C diklaim lebih unggul pada Xiaomi Redmi 4A yang hanya menggunakan Android 6.0.1 Marshmallow dan MIUI 8.
Kesimpulan.
Jika dilihat dari empat sisi perbandingan, maka kedua smartphone sebenarnya punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Harga pun sama rata di kisaran 1 jutaan rupiah, tapi jika kamu mencari smartphone dengan kualitas spesifikasi lengkap maka Xiaomi Redmi 4A bisa jadi pilihan. Namun jika harga murah dan desain cheerfull yang semata-mata jadi pilihanm